Terkadang, kehidupan ini melintasi badai.
Bagi beberapa orang, badai itu adalah penyakit yang datang dan diketahui, tanpa diingini.
Bagi beberapa orang yang lain, badai itu adalah kehilangan pekerjaan, diantara tumpukan tagihan dan hanya ada satu penghasilan.
Badai yang lain, bagi orang yang berbeda, keluarga yang terkoyak, tanpa tanda-tanda apapun.
Bagi anak-anak, badai adalah mendengar orang tua akan berpisah, dan mereka harus memilih daddy or mommy. Bagi remaja, badai mungkin saat putus cinta.
Badai adalah badai….
Kehidupan harus tetap dijalani. Beberapa kali dalam lintasan peristiwa, kita akan menghadapi badai-badai serupa. Sekali lagi, kecuali kita mau “quit” menyerah, maka, kita harus mampu terbang ditengah badai.
Menulis tentang ini, mengingatkan saya dengan beberapa hal yang pernah saya dengar, bahwa burung rajawali, adalah burung yang terbang lebih tinggi pada saat badai, dan luarbiasanya adalah kecepatannya bertambah, justru pada saat badai, walaupun ia tidak mengepakkan sayapnya.
Saya berpikir, dalam keadaan seperti ini, mungkinkah kita dapat melakukan sesuatu yang menghargai perbedaan. Mungkin hanya bagi sedikit orang,… tetapi tetap lakukan saja.
Sekurangnya mari memberi arti diri kita dengan perbedaan itu..
Bagi beberapa orang, badai itu adalah penyakit yang datang dan diketahui, tanpa diingini.
Bagi beberapa orang yang lain, badai itu adalah kehilangan pekerjaan, diantara tumpukan tagihan dan hanya ada satu penghasilan.
Badai yang lain, bagi orang yang berbeda, keluarga yang terkoyak, tanpa tanda-tanda apapun.
Bagi anak-anak, badai adalah mendengar orang tua akan berpisah, dan mereka harus memilih daddy or mommy. Bagi remaja, badai mungkin saat putus cinta.
Badai adalah badai….
Kehidupan harus tetap dijalani. Beberapa kali dalam lintasan peristiwa, kita akan menghadapi badai-badai serupa. Sekali lagi, kecuali kita mau “quit” menyerah, maka, kita harus mampu terbang ditengah badai.
Menulis tentang ini, mengingatkan saya dengan beberapa hal yang pernah saya dengar, bahwa burung rajawali, adalah burung yang terbang lebih tinggi pada saat badai, dan luarbiasanya adalah kecepatannya bertambah, justru pada saat badai, walaupun ia tidak mengepakkan sayapnya.
Saya berpikir, dalam keadaan seperti ini, mungkinkah kita dapat melakukan sesuatu yang menghargai perbedaan. Mungkin hanya bagi sedikit orang,… tetapi tetap lakukan saja.
Sekurangnya mari memberi arti diri kita dengan perbedaan itu..

0 komentar:
Posting Komentar