Selasa, 17 September 2013

Aku Menulis. Tak Perlu Alasan!

“Untuk apa kau menulis?” katanya.

Selanjutnya hanyalah kata-kata;

“Menulis hanya membuang-buang waktumu. Tak berguna!”

“Bukan penulis namanya jika tak pernah menerbitkan buku!”

“Apa bangganya menjadi penulis?”

“Penulis hanyalah cita-cita usang yang tak pantas disandingkan dengan pekerjaan lainnya. Kau tahu? Masih banyak pekerjaan lain di dunia ini. Masih banyak yang harus kau pikirkan selain tulisan-tulisan bodohmu itu! Buka matamu! Banyak pekerjaan lain menantimu. Apa pentingnya menulis? Cukup kau berkata-kata dalam hati dan pikiranmu saja. Tak perlu orang lain tahu. Cukup kau saja. Kau mengerti?! Tak usah berlebihan. Bergaya pintar tapi memuakkan. Kau tak sama dengan apa yang kau tulis!”

Aku diam dalam hening. Tapi aku lalu membunuhnya. Membunuhnya dengan tulisanku, tentunya. Tanpa darah, tanpa air mata. Tanpa ketakutan, tanpa rintihan. Aku hanya muak dengan caci makinya. Itu saja. Jadi cukuplah aku sumpal mulutnya dengan kertas dan pena.

0 komentar:

Posting Komentar

Selasa, 17 September 2013

Aku Menulis. Tak Perlu Alasan!

Diposting oleh Unknown di 21.19
“Untuk apa kau menulis?” katanya.

Selanjutnya hanyalah kata-kata;

“Menulis hanya membuang-buang waktumu. Tak berguna!”

“Bukan penulis namanya jika tak pernah menerbitkan buku!”

“Apa bangganya menjadi penulis?”

“Penulis hanyalah cita-cita usang yang tak pantas disandingkan dengan pekerjaan lainnya. Kau tahu? Masih banyak pekerjaan lain di dunia ini. Masih banyak yang harus kau pikirkan selain tulisan-tulisan bodohmu itu! Buka matamu! Banyak pekerjaan lain menantimu. Apa pentingnya menulis? Cukup kau berkata-kata dalam hati dan pikiranmu saja. Tak perlu orang lain tahu. Cukup kau saja. Kau mengerti?! Tak usah berlebihan. Bergaya pintar tapi memuakkan. Kau tak sama dengan apa yang kau tulis!”

Aku diam dalam hening. Tapi aku lalu membunuhnya. Membunuhnya dengan tulisanku, tentunya. Tanpa darah, tanpa air mata. Tanpa ketakutan, tanpa rintihan. Aku hanya muak dengan caci makinya. Itu saja. Jadi cukuplah aku sumpal mulutnya dengan kertas dan pena.

0 komentar on "Aku Menulis. Tak Perlu Alasan!"

Posting Komentar


 

Nufa La'la' Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang