,,Aku ingin menjadi puisi
ketika perlahan, keheningan bertutur dan berbicara
ketika perlahan, keheningan bertutur dan berbicara
sesaat, lalu kubenamkankan tubuhku pada rindu yang terpasung.
Aku ingin menjadi puisi
sebab puisi tahu ketika senja pergi menjadi pagi
dia akan kembali, tanpa mau mengusik lagi
Aku ingin menjadi puisi
sebab puisi tak pernah mengeluh walau hatinya rapuh.
Jika ada yang berkata:
“apalah arti puisi, hanya rangkaian kata”
ya. puisi hanya sepenggal kata yang tak pernah berdusta.
karena puisi hanya memberi dan tak pernah berharap kembali.
0 komentar:
Posting Komentar