Rabu, 27 November 2013

Sesekali

Sesekali,
sering kutengok di seberang selat
apakah masih engkau nyalakn obor-obor
di pematang bekas tapak-tapakku
kalau kemarin masih kunyanyikan tembang
yang menjadi milik kita saja

Sebab,
aku takut bajwa engkau akan menjadi jengah
duduk ataupun berbaring
di bawah pohon yang masih saja
menyimpan pahatan nama kita

Sesekali,
kkepang sendiri kata maaf
agar juntaiannya menembus telak
di balik dadamu
agar tak kudengar lagi
betapa genting saat-saat kau menghela nafas

Sesekali,
kupilih dengan berani sebuah mimpi
di tepi sungai kesukaanmu
kau selipkan kembang-kembang kemarin
saraya kau bisikkan
"sudahlah, lupakan itu"

*Lintang Sugianto dalam 'Kusampaikan'

0 komentar:

Posting Komentar

Rabu, 27 November 2013

Sesekali

Diposting oleh Unknown di 20.08
Sesekali,
sering kutengok di seberang selat
apakah masih engkau nyalakn obor-obor
di pematang bekas tapak-tapakku
kalau kemarin masih kunyanyikan tembang
yang menjadi milik kita saja

Sebab,
aku takut bajwa engkau akan menjadi jengah
duduk ataupun berbaring
di bawah pohon yang masih saja
menyimpan pahatan nama kita

Sesekali,
kkepang sendiri kata maaf
agar juntaiannya menembus telak
di balik dadamu
agar tak kudengar lagi
betapa genting saat-saat kau menghela nafas

Sesekali,
kupilih dengan berani sebuah mimpi
di tepi sungai kesukaanmu
kau selipkan kembang-kembang kemarin
saraya kau bisikkan
"sudahlah, lupakan itu"

*Lintang Sugianto dalam 'Kusampaikan'

0 komentar on "Sesekali"

Posting Komentar


 

Nufa La'la' Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang