Senin, 16 Juni 2014

Me: Selamat Hari Lahir. :)

 17 Juni.

Tak ada yang istimewa melebihi Doa-doa. Bangun pas tengah malam hanya untuk sebuah perayaan paling mengesankan untuk diri sendiri. Sejenak melupakan ada beban apa di hari esok. Tak banyak yang menemani, hanya aku, Tuhan, Puisi dan catatan.

Aku lebih jujur pada diri pribadi bahwa ini hari paling menyebalkan sekaligus membahagiakan. Bagaimana tidak? Aku ngilangin ATM temen. Peristowanya sudah lama, tapi baru memuncak pas di hariku. Sebuah rencana misteri kan? Aku nggak yakin bisa menutup hari ini dengan sebenar-benar senyum nanti.

Lalu pada Tuhan aku hanya minta yang terbaik. Entah dalam bentuk apa. Aku percaya Tuhan Maha baik atas setiap jalan yang diberikannya. Oh. Astaga. Mari sejenak atau bahkan selamanya: Lupakan tentang hal-hal yang menjengkelkan itu.

Hari ini aku bahagia. Resmi dua puluh tahun lalu aku dilahirkan ke dunia untuk mengecap rasa sayang, cinta dari makhluk Tuhan siapa saja.

Dear God
Terimakasih Tuhan. Untuk dua puluh tahun menjadikanku perempuan yang selalu kau beri pemahaman melalu berbagai cara. Agar aku tak hanya menganggap di dunia ini hanya ada bahagia. Tamparan dan lukapun itu caraMu mengajarkan cinta. Aku paham. Meski dalam kurun waktu yang sangat panjang.

Lovely Fams
Bapak, Ibuk. Terimakasih. Menjadi orang tua terbaik dan terhebat selama dua puluh tahun.  Kasih syang tanpa pamrih yang sampai kapanpun harus senantiasa kujaga dan balas dengan sebaik-baik pembalasan. Meski itu tak akan pernah sebanding. Memang tak akan pernah. Lup yu Pak, Buk. Ohya, Adek. Padamu aku selalu bangga.

Dearest Plend
Entah yang mengingat, mengucapkan selamat atau bahkan tak mengerti apa-apa tentang hari ini. Terimakasihkupun tak pernah lupa. Kalian yang selalu membuatku nyaman menjadi diri sendiri, seburuk apapun aku. Bersabar ya Tuhan kirimkan seorang teman gila macam ini di hadapan kalian. Izi, Dek Yunk, dan semuanya. Muuah

My Al
Aku sudah terbiasa tak menuntutmu apa-apa kan?
Sebab tak hanya satu orang yang bilang cinta itu tak butuh karena. Aku pun percaya itu. Harus malah jika tak mau selalu merasa terluka. :) Aku tak pernah keberatan kamu mau ingat ini hari apa atau tidak. Bicara kecewa pasti, tapi tak sedikitpun mengurangi kadar bahagiaku bisa mencintaimu. Unconditionally. :*


Finally: Happy Birth Day to Me. :* :*

0 komentar:

Posting Komentar

Senin, 16 Juni 2014

Me: Selamat Hari Lahir. :)

Diposting oleh Unknown di 20.30
 17 Juni.

Tak ada yang istimewa melebihi Doa-doa. Bangun pas tengah malam hanya untuk sebuah perayaan paling mengesankan untuk diri sendiri. Sejenak melupakan ada beban apa di hari esok. Tak banyak yang menemani, hanya aku, Tuhan, Puisi dan catatan.

Aku lebih jujur pada diri pribadi bahwa ini hari paling menyebalkan sekaligus membahagiakan. Bagaimana tidak? Aku ngilangin ATM temen. Peristowanya sudah lama, tapi baru memuncak pas di hariku. Sebuah rencana misteri kan? Aku nggak yakin bisa menutup hari ini dengan sebenar-benar senyum nanti.

Lalu pada Tuhan aku hanya minta yang terbaik. Entah dalam bentuk apa. Aku percaya Tuhan Maha baik atas setiap jalan yang diberikannya. Oh. Astaga. Mari sejenak atau bahkan selamanya: Lupakan tentang hal-hal yang menjengkelkan itu.

Hari ini aku bahagia. Resmi dua puluh tahun lalu aku dilahirkan ke dunia untuk mengecap rasa sayang, cinta dari makhluk Tuhan siapa saja.

Dear God
Terimakasih Tuhan. Untuk dua puluh tahun menjadikanku perempuan yang selalu kau beri pemahaman melalu berbagai cara. Agar aku tak hanya menganggap di dunia ini hanya ada bahagia. Tamparan dan lukapun itu caraMu mengajarkan cinta. Aku paham. Meski dalam kurun waktu yang sangat panjang.

Lovely Fams
Bapak, Ibuk. Terimakasih. Menjadi orang tua terbaik dan terhebat selama dua puluh tahun.  Kasih syang tanpa pamrih yang sampai kapanpun harus senantiasa kujaga dan balas dengan sebaik-baik pembalasan. Meski itu tak akan pernah sebanding. Memang tak akan pernah. Lup yu Pak, Buk. Ohya, Adek. Padamu aku selalu bangga.

Dearest Plend
Entah yang mengingat, mengucapkan selamat atau bahkan tak mengerti apa-apa tentang hari ini. Terimakasihkupun tak pernah lupa. Kalian yang selalu membuatku nyaman menjadi diri sendiri, seburuk apapun aku. Bersabar ya Tuhan kirimkan seorang teman gila macam ini di hadapan kalian. Izi, Dek Yunk, dan semuanya. Muuah

My Al
Aku sudah terbiasa tak menuntutmu apa-apa kan?
Sebab tak hanya satu orang yang bilang cinta itu tak butuh karena. Aku pun percaya itu. Harus malah jika tak mau selalu merasa terluka. :) Aku tak pernah keberatan kamu mau ingat ini hari apa atau tidak. Bicara kecewa pasti, tapi tak sedikitpun mengurangi kadar bahagiaku bisa mencintaimu. Unconditionally. :*


Finally: Happy Birth Day to Me. :* :*

0 komentar on "Me: Selamat Hari Lahir. :)"

Posting Komentar


 

Nufa La'la' Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang