Aku;
Perempuan
yang Tuhan beri kesempatan untuk menikmati segala bentuk KasihNya dengan beragam cara sejak Sembilan belas tahunan
lalu. Yang Ibu ajarkan tentang kekuatan menghadapi kesulitan apapun. Yang
selalu Bapak ingatkan tentang kuatnya pohon Jati karena kekuatan spiritual dan
Doa.
Lalu
Aku;
Perempuan
yang mereka percayakan dengan nama Nur Faiqah. Yang menurut guru B.Arabku
semasa SD, namaku cukp memiliki arti
yang tinggi. Tapi entah, aku tak terlalu percaya itu.
Dan
Aku;
Perempuan
yang akan selalu memilih kardus sebagai rumah ternyaman saat hujan bertandang.
Sebab belum sempuran kumemahami satu ciptaan Tuhan yang menurut banyak orang
nikmat itu.
Masih
Aku;
Perempuan
yang selalu bernyanyi dengan suara paling merdu untuk diri sendiri, dalam kelelahan
sekalipun. Dan tentang lagu apapun, seakan satu perantara Tuhan mengingatkan
cara bersyukur.
Itupun
Aku;
Perempuan
yang selalu butuh waktu, setidaknya lima menit dengan mata terpejam untuk
sebuah kesadaran saat dalam kesulitan.
Dan
terakhir Aku;
Perempuan
yang selalu menunggumu di persimpangan. Untuk mendengar ada sebuah jaminan dari
Tuhan tentangmu. Sungguh aku akan sabar mennggu untuk satu kata ‘Kamu’ yang
masih disimpan Tuhan.:)

0 komentar:
Posting Komentar